JE, Dukungan dan antusiasme masyarakat Provinsi Jambi terhadap kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Hasan Basri Agus, MM (HBA)-Drs. H. Fachrori Umar, M.Hum begitu tinggi, dalam rangka mewujudkan Jambi EMAS (Ekonomi Maju, Aman, Adil, dan Sejahtera) 2015. Salah satu bentuk antusiasme itu adalah banyaknya undangan Halal bi Halal dari berbagai kelompok masyarakat yang ada di Provinsi Jambi kepada gubernur dan wakil gubernur Jambi. Meskipun bulan Syawal telah lewat, namun masih ada juga kelompok masyarakat yang mengundang gubernur dan wakil gubernur Jambi untuk menghadiri Halal bi Halal, menyesuaikan waktu ditengah padatnya kesibukan gubernur dan wakil gubernur.
Jumat (15/9) malam, Ikatan Keluarga Bungo (IKB) Jambi mengadakan Halal bi Halal Bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi, bertempat di Ratu Convention Center (RCC). Halal bi halal tersebut mengusung tema “Dengan Halal bi Halal Kita Eratkan Silaturrahim dan Kita Dukung Visi Gubernur Menuju Jambi EMAS 2015.”
Dalam sambutannya, Gubernur Jambi, HBA menegaskan bahwa dirinya dan Wakil Gubernur Jambi, Fachrori Umar bertekad mengabdikan diri membangun Provinsi Jambi, guna mewujudkan Jambi EMAS 2015. Ia mengatakan, bahkan saat mencalonkan diri jadi gubernur pun, alasannya adalah untuk mengabdikan diri bagi masyarakat, untuk membangun dan memajukan Provinsi Jambi.
Gubernur menuturkan secara singkat aneka permasalahan di Provinsi Jambi, antara lain dalam sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, dan masih banyaknya masyarakat miskin atau masyarakat pra sejahtera.
Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Provinsi Jambi merupakan concern yg sangat penting dari gubernur, salah satunya melalui peningkatan kualitas pendidikan. Gubernur mengatakan bahwa ia memprogramkan untuk menyekolahkan 62 orang warga Jambi ke jenjang Doktor atau Strata 3 (S 3) per tahun, dengan harapan warga yang disekolahkan itu kelak akan berperan penting dalam membangun Jambi ke depan. Masih dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Jambi, gubernur juga sempat menyinggung Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI), yang mana dua sekolah RSBI di Jambi dikembalikan oleh Departemen Pendidikan Nasional (pusat) ke provinsi karena tidak memenuhi standar kelayakan RSBI, sembari menyatakan akan membenahi kedua sekolah tersebut agar memenuhi standar RSBI.
Begitu pentingnya membenahi pendidikan ini, karena menurut gubernur, “Melalui pendidikan yang berkualitas kita akan dapat bersaing dengan daerah-daerah lain,” tegas gubernur.
Selain pendidikan, pengentasan kemiskinan juga merupakan fokus utama pembangunan Jambi yang dikemukakan gubernur. HBA menjelaskan, saat ini terdapat 38.000 lebih masyarakat sangat miskin di Provinsi Jambi, dengan salah satu ciri-ciri, rumah yang tidak sehat (misalnya berlantaikan tanah dan beratapkan daun). Untuk itu, perbaikan rumah yang disebut dengan istilah bedah rumah bagi masyarakat sangat miskin telah diprogramkan gubernur, 5.000 rumah setahun.
Gubernur juga menyatakan bahwa pembangunan Provinsi Jambi akan dibuat secara terukur, salah satunya dengan penerapan Key Performance Indicator (KPI) bagi para kepala SKPD dalam lingkup Pemerintah Provinsi Jambi, yang mana dari KPI itu akan bisa dilihat grafik kinerja para pejabat pemerintah Pemprov Jambi.
Gubernur menjelaskan hal-hal di atas, karena menurutnya, idealnya masyarakat harus mengetahui visi pemerintahan, seraya menghimbau agar masyarakat juga berperan aktif dalam mewujudkan Jambi EMAS 2015 tersebut.
Sehubungan dengan Pemilu Kada Kabupaten Muara Bungo yang direncanakan dilaksanakan pada Maret 2011, gubernur berharap dan berpesan agar semua calon bupati dan wakil bupati, dan siapa pun yang nantinya menjadi bupati dan wakil bupati Bungo, agar mendahului kepentingan rakyat daripada kepentingan pribadi, memikirkan kepentingan rakyat dan mengabdikan diri untuk rakyat.
Kepada para wartawan, usai Halal bi Halal, gubernur dengan didampingi oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Setda provinsi Jambi, M. Taufik. R.H, SE menyatakan “Dengan adanya halal bi halal ini akan mempererat hubungan antar masyarakat Bungo Jambi dan sekitarnya dan juga dengan Pemerintah Provinsi Jambi, serta bisa menyatukan kita semua untuk membangun Jambi,” ungkap gubernur.
Sebelumnya, dalam sambutan tertulis Bupati Bungo, H. Zulfikar Achmad, yang dibacakan Wakil Bupati Bungo, Sudirman Zaini, SH, MH, menyampaikan bahwa halal bi halal ini adalah ajang silaturahmi untuk menjalin komunikasi guna berkontribusi membangun Kabupaten Bungo dan Provinsi Jambi.
Bupati Bungo juga mengemukakan, sejalan dengan tuntutan pembangunan akan SDM yang berkualitas, saat ini Bungo masih kekurangan SDM atau tenaga terampil, khususnya dalam kemampuan teknis, seraya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bungo berusaha meningkatkan kualitas SDM masyarakatnya, serta menghimbau agar masyarakat Bungo juga berusaha keras untuk meningkatkan kualitas SDM.
Wakil Bupati Bungo juga menyampaikan bahwa Bupati Bungo tidak bisa hadir pada kesempatan tersebut, karena ada urusan penting.
Ketua Umum Ikatan Keluarga Bungo Jambi, Drs. Idham Kholid, ME, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi menyatakan Pemilu Kada Provinsi Jambi 19 Juni 2010 yang lalu telah melahirkan pemimpin baru yang memberikan harapan baru bagi masyarakat Provinsi Jambi.
Pemilu Kada itu pula telah menorehkan sejarah baru bagi Bungo, karena untuk pertama kalinya warga Bungo menjadi wakil gubernur Jambi, yakni Fachrori Umar. Idham Kholid juga mengucapkan terimakasih kepada HBA yang telah memberikan kepercayaan, memilih, dan memutuskan Fachrori Umar sebagai wakilnya.
Berkaitan dengan Pemilu Kada Kabupaten Bungo yang akan digelar dalam waktu yang tidak lama lagi (direncanakan Maret 2011), Idham Kholid berharap agar Pemilu Kada Kabupaten Bungo sama baiknya dengan Pemilu Kada Provinsi Jambi, yang mana Pemilu Kada Provinsi Jambi merupakan salah satu Pemilu Kada terbaik di Indonesia, berlangsung aman dan damai, tanpa keributan dan anarki.
Ketua panitia, Harlik dan tokoh masyarakat Bungo, H. Syofian Saad, MH dalam sambutannya mengutarakan hal senada, yakni partisipasi masyarakat seluruhnya, masyarakat Provinsi Jambi umumnya dan masyarakat Bungo khususnya dalam membangun Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.
Halal bi halal tersebut juga dimeriahkan dengan penampilan Tim Kesenian Gubernuran Jambi, yang membawakan Tari Canda Kedidi dan Tari Lenggang Barelak. Selain itu, Samin Batubara turut pula memberikan siraman rohani hikmah halal bi halal. (Mustar/fotografer : Marzuki).
00.05
jambiemas



0 komentar:
Posting Komentar