JE, Salah satu aspek yang menonjol dalam melaksanakan Idul Adha adalah penyelenggaraan ibadah kurban, demikian disampaikan Gubernur Jambi Drs. H. Hasan Basri Agus, MM dalam sambutan tertulisnya, yang disampaikan Asisten Bidang Kesejahteraan Sosial (Assisten II) Ir. Havis Husaini, M. Si , Selasa (16/11) bertempat di lapangan depan Kantor Gubernur Jambi, saat pelaksaaan sholat Idul Adha warga Muhammadiyah Jambi.
Lebih lanjut disampikan gubernur, bahwa Ibadah kurban sebagaimana halnya ibadah haji, adalah bersifat simbolis, setidak-tidaknya ibadah kurban mengandung tiga makna spiritual yang amat mendalam, pertama sebagai wujud ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, karenanya dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban diharuskan menyebut nama Tuhan dan Bertakbir. Kedua berkurban merupakan ungkapan rasa cinta kasih, dan simpatik kepada kaum yang lemah, karena ibadah kurban tidak sama dengan upacara persembahan yang berlaku dalam agama-agama lain, daging hewan kurban justru dinikmati oleh pelaku ibadah itu sendiri bersama-sama orang yang tidak mampu yang ada di sekelilingnya.
Sedangkan makna Ketiga merupakan ungkapan kesedian sebagai umat untuk melawan dan menghilangkan segala sesuatu yang akan menjauhkan diri umat dari Allah SWT. Sesuatu itu bisa dalam bentuk harta dan kekayanan yang dimiliki, kedudukan dan pekerjaan, atau apa saja yang membuat umat tidak sangkub berkata benar, oleh karenanyalah maka ibadah kurban dapat disebut sebagai simbul kemenangan umat dalam pengendalian dari hawa nafsu.
Ditegaskan gubernur, dari situ dipahami bahwa hakikat ibadah kurban adalah komitmen umat untuk senantiasa mengakui keesaan Allah semata, serta kesediaan umat untuk berbagi rasa dengan sesama manusia, terutama kaum yang lemah.
Selain itu pada kesempatan ini gubernur menyampaikan, sebagai seorang muslim maka pelaksanaan pembangunan akan merubah keadaan kepada yang lebih baik merupakan amal yang diwajibkan oleh agama. Islam mengajarkan, bahwa semua agama juga mengajarkan bahwa sebagai umat harus membina kehidupan yang bahagia di dunia dan di akherat. Tuhan melipatkan nikmat kepada manusia dengan karunia kekayaan alam yang melimpah untuk dikelola dengan baik. Allah SWT yang maha pemurah dan maha pengasih member kesempatan dan peluang untuk bekerja keras di jalan yang diridhoi.
Pada kesempatan ini umat Islam dari Indonesia termasuk dari Jambi bersama-sama jutaan umat Islam dari seluruh penjuru dunia tengah melaksanakan ibadah haji, mudah-mudahan semua ibadah yang dilaksanakan di terima oleh Allah SWT, dan dapat kembali ketanah airnya dengan selamat dan dengan predikat haji yang mabrur, ujarnya. (Sunarto).
04.12
jambiemas



0 komentar:
Posting Komentar