MAHKAMAH KONSTITUSI:PASANGAN SUKA HAMDI AKHIRNYA BERHASIL MELENGGANG KE KURSI BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN TEBO *MONEY POLITIC TIDAK MENGARAH PADA PELANGGARAN SECARA TERSTRUKTUR ,SISTIMATIS, DAN MASIF*DALIL-DALIL KEBERATAN PASANGAN YOPI-SAPTO TIDAK TERBUKTI DAN TIDAK BERDASARKAN HUKUM * HUMAS PROVINSI KEBOBOLAN BERITA ISTRI GUBERNUR AKIBATNYA NAMA BAIK GUBERNUR JAMBI TERCEMAR*SAMISAKE:100 juta untuk pendidikan di tiap kabupaten*WAKIL GUBERNUR:Arah Pembangunan Provinsi Jambi berwawasan Lingkungan*SAMISAKE:22 Milyar untuk bedah rumah di tiap kabupaten*Pemerintah Jambi beri bantuan dana 3,6 milyar untuk renovasi gedung Taman Budaya*Warga masih saja mengeluh soal pelayanan PDAM Tirta Mayang *HBA optimes Jambi Emas terwujud*2011 Pemerintah Jambi gulirkan dana bantuan 5 juta untuk Pengrajin*Pemprov Jambi dan PTPN VI bersama membangun Jambi*SAMISAKE:Satu Milyar Satu Kecamatan * Anggota Korpri harus Netral *

11/18/2010

Aspek Ibadah Kurban






JE, Salah satu aspek yang menonjol dalam melaksanakan Idul Adha adalah penyelenggaraan ibadah kurban, demikian disampaikan Gubernur Jambi Drs. H. Hasan Basri Agus, MM dalam sambutan tertulisnya, yang disampaikan Asisten Bidang Kesejahteraan Sosial (Assisten II) Ir. Havis Husaini, M. Si , Selasa (16/11) bertempat di lapangan depan Kantor Gubernur Jambi, saat  pelaksaaan sholat Idul Adha warga Muhammadiyah Jambi.

Pada kesempatan ini Gubernur Jambi Drs. H. Hasan Basri Agus, MM, yang diwakili Asisten Bidang Kesejahteraan Sosial (Assisten II) Ir. Havis Husaini, M. Si dalam sambutannya menyampaikan, bahwa salah satu aspek yang menonjol dalam melaksanakan Idul Adha adalah penyelenggaraan ibadah kurban bagi umat Islam yang mampu. Mampu disini dalam makna agama bukanlah berarti kaya, akantetapi adalah seorang muslim yang punya kelebihan setelah terpenuhinya kebutuhan dan biaya hidupnya pada hari raya dan pada hari raya tasrik, yakni tiga hari setelah hari raya.

Lebih lanjut disampikan gubernur, bahwa Ibadah kurban sebagaimana halnya ibadah haji, adalah bersifat simbolis, setidak-tidaknya ibadah kurban mengandung tiga makna spiritual yang amat mendalam, pertama sebagai wujud ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, karenanya dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban diharuskan menyebut nama Tuhan dan Bertakbir. Kedua berkurban merupakan ungkapan rasa cinta kasih, dan simpatik kepada kaum yang lemah, karena ibadah kurban tidak sama dengan upacara persembahan yang berlaku dalam agama-agama lain, daging hewan kurban justru dinikmati oleh pelaku ibadah itu sendiri bersama-sama orang yang tidak mampu yang ada di sekelilingnya.

Sedangkan makna Ketiga merupakan ungkapan kesedian sebagai umat untuk melawan dan menghilangkan segala sesuatu yang akan menjauhkan diri umat dari Allah SWT. Sesuatu itu bisa dalam bentuk harta dan kekayanan yang dimiliki, kedudukan dan pekerjaan, atau apa saja yang membuat umat tidak sangkub berkata benar, oleh karenanyalah maka ibadah kurban dapat disebut sebagai simbul kemenangan umat dalam pengendalian dari hawa nafsu.

Ditegaskan gubernur, dari situ dipahami bahwa hakikat ibadah kurban adalah komitmen umat untuk senantiasa mengakui keesaan Allah semata, serta kesediaan umat untuk berbagi rasa dengan sesama manusia, terutama kaum yang lemah.

Selain itu pada kesempatan ini gubernur menyampaikan, sebagai seorang muslim maka pelaksanaan pembangunan akan merubah keadaan kepada yang lebih baik merupakan amal yang diwajibkan oleh agama. Islam mengajarkan, bahwa semua agama juga mengajarkan bahwa sebagai umat harus membina kehidupan yang bahagia di dunia dan di akherat. Tuhan melipatkan nikmat kepada manusia dengan karunia kekayaan alam yang melimpah untuk dikelola dengan baik. Allah SWT yang maha pemurah dan maha pengasih member kesempatan dan peluang untuk bekerja keras di jalan yang diridhoi.

Pada kesempatan ini umat Islam dari Indonesia termasuk dari Jambi bersama-sama jutaan umat Islam dari seluruh penjuru dunia tengah melaksanakan ibadah haji, mudah-mudahan semua ibadah yang dilaksanakan di terima oleh Allah SWT, dan dapat kembali ketanah airnya dengan selamat dan dengan predikat haji yang mabrur, ujarnya. (Sunarto).







0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More